Pengertian Arahan Dari Analyst
Arahan dari analyst adalah panduan yang diberikan kepada nasabah sebelum melakukan pembelian aset dalam sesi trading E*Trade Data.
Dalam proses ini, analyst akan memberikan data yang perlu diikuti oleh nasabah, seperti saldo yang tersedia di akun, aset yang harus dipilih, serta nominal pembelian yang perlu dilakukan.
Arahan ini biasanya diberikan melalui bimbingan langsung secara 1 on 1 melalui WhatsApp, sehingga nasabah dapat dibimbing langkah demi langkah sampai transaksi berhasil masuk ke sistem.
Dengan adanya arahan ini, nasabah tidak perlu menentukan aset atau nominal pembelian sendiri. Nasabah cukup mengikuti data yang diberikan oleh analyst sesuai sesi yang sedang berjalan.
Bentuk Data Yang Diberikan Analyst
Data yang diberikan analyst biasanya berisi informasi inti yang perlu diikuti nasabah saat melakukan transaksi.
Data tersebut dapat mencakup:
- Saldo yang tersedia di akun
- Aset yang harus dipilih
- Nominal pembelian
- Arahan untuk menunggu sampai sesi selesai
- Keterangan bahwa transaksi akan ditutup otomatis oleh sistem
Data ini menjadi panduan agar nasabah tidak salah memilih aset maupun salah memasukkan nominal pembelian.
Cara Membaca Saldo Dalam Akun
Dalam akun E*Trade Data, saldo dapat ditampilkan dalam bentuk angka sistem.
Contohnya:
Jika saldo di akun tertulis:
100
Maka nilai tersebut mewakili:
Rp100.000
Jadi angka saldo di dalam akun mengikuti satuan sistem yang sudah ditentukan. Nasabah perlu memahami cara membaca saldo agar tidak bingung saat menerima arahan pembelian dari analyst.
Contoh Arahan Data Dari Analyst
Misalnya saldo nasabah di akun adalah:
Saldo: 100
Artinya: Rp100.000
Kemudian analyst memberikan arahan kepada nasabah untuk membeli salah satu aset dengan nominal:
Nominal Pembelian: 12
Artinya: Rp12.000
Maka setelah nasabah melakukan pembelian sebesar 12, saldo sementara di akun akan berkurang:
100 - 12 = 88
Artinya saldo yang tersisa sementara adalah:
88 = Rp88.000
Setelah pembelian berhasil, nasabah cukup menunggu sampai sesi selesai karena transaksi akan ditutup otomatis oleh sistem.
Contoh Jika Sesi Berhasil Profit
Jika sesi berhasil profit, maka saldo nasabah akan diperbarui sesuai benefit sesi yang berjalan.
Dalam program E*Trade Data, benefit profit dasar dimulai dari 30%. Pada kondisi tertentu, benefit dapat meningkat hingga 50% mengikuti data sesi yang diberikan.
Contoh:
Saldo awal nasabah adalah 100 atau setara Rp100.000 :
100 = Rp100.000
Setelah mengikuti sesi dan berhasil mendapatkan benefit 30%, maka saldo akhir menjadi 130 atau setara Rp130.000 :
130 = Rp130.000
Artinya, nasabah mendapatkan tambahan 30 atau setara Rp30.000.
Dengan contoh ini, nasabah dapat memahami bahwa angka di dalam akun mewakili nilai rupiah sesuai satuan sistem.
Jika pada sesi tertentu benefit yang diberikan lebih tinggi, misalnya 50%, maka perubahan saldo akan mengikuti persentase benefit pada sesi tersebut.
Contoh Kalimat Arahan Analyst Kepada Nasabah
Contoh arahan kepada Ibu:
Baik Ibu, sesuai data sesi yang saya kirimkan, saldo Ibu saat ini adalah 100 atau setara Rp100.000.
Untuk sesi ini, silakan pilih aset VENETIAN dengan nominal pembelian 12.
Setelah pembelian berhasil, saldo sementara akan berkurang menjadi 88.
Selanjutnya Ibu cukup menunggu sampai sesi selesai karena transaksi akan ditutup otomatis oleh sistem.
Contoh arahan kepada Bapak:
Baik Bapak, sesuai data sesi hari ini, saldo akun Bapak adalah 100 atau setara Rp100.000.
Untuk pembelian sesi ini, silakan mengikuti aset yang sudah diarahkan dengan nominal 12.
Setelah transaksi berhasil masuk, Bapak tidak perlu menjual manual karena sistem akan menutup transaksi secara otomatis saat sesi berakhir.
Fungsi Arahan Nominal Pembelian
Nominal pembelian yang diberikan analyst berfungsi sebagai panduan agar transaksi yang dilakukan nasabah sesuai dengan data sesi.
Nasabah tidak disarankan mengubah nominal pembelian sendiri tanpa arahan, karena setiap sesi memiliki data dan perhitungan yang perlu diikuti.
Dengan mengikuti nominal pembelian sesuai arahan, transaksi dapat masuk sesuai alur sesi yang dimaksud.
Pentingnya Mengikuti Data Dengan Tepat
Saat menerima data dari analyst, nasabah perlu memperhatikan tiga hal utama:
- Saldo akun
Nasabah perlu memastikan saldo yang tampil di akun sesuai dengan data yang diberikan. - Aset yang dipilih
Nasabah harus memilih aset sesuai arahan analyst, misalnya VENETIAN, PALAZZO, PARISIAN, atau aset lain yang diberikan. - Nominal pembelian
Nasabah perlu memasukkan nominal sesuai data yang diarahkan, tanpa mengubah sendiri.
Ketelitian dalam mengikuti data sangat penting agar transaksi berjalan sesuai sesi.
Hubungan Arahan Analyst Dengan Proses Sesi
Arahan analyst diberikan sebelum transaksi dilakukan. Setelah nasabah mengikuti arahan dan transaksi berhasil masuk, sistem akan melanjutkan proses sesi secara otomatis.
Alurnya adalah:
Analyst mengirim data → Nasabah memilih aset → Nasabah memasukkan nominal pembelian → Saldo terpotong sesuai pembelian → Sesi berjalan → Auto close → Hasil muncul di akun
Dengan alur ini, nasabah dapat memahami bahwa analyst membantu memberikan data dan arahan, sedangkan sistem menjalankan proses setelah transaksi berhasil masuk.
Kesalahan Yang Perlu Dihindari
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari nasabah saat mengikuti data dari analyst:
- Salah membaca saldo akun
- Salah memilih aset
- Salah memasukkan nominal pembelian
- Mengubah nominal sendiri
- Melakukan pembelian sebelum arahan jelas
- Terlambat mengikuti sesi
- Tidak menunggu sampai auto close selesai
Jika ada bagian yang belum dipahami, nasabah sebaiknya bertanya terlebih dahulu kepada analyst sebelum melakukan pembelian.
Kesimpulan
Menerima arahan dari analyst adalah tahap penting sebelum nasabah melakukan pembelian aset dalam E*Trade Data.
Arahan tersebut biasanya diberikan melalui bimbingan 1 on 1 dan berisi data seperti saldo akun, aset yang dipilih, serta nominal pembelian.
Dengan mengikuti data secara tepat, nasabah dapat melakukan pembelian sesuai sesi, menunggu proses berjalan, dan melihat hasil setelah sistem menutup transaksi secara otomatis.