Pengertian Membaca Nama Aset Di Platform
Membaca nama aset di platform berarti memahami dan mencocokkan nama aset yang terlihat di menu trading dengan data sesi yang diberikan oleh Analyst.
Dalam E*Trade Data, nama aset menjadi salah satu data penting dalam proses pembelian. Jika Analyst memberikan arahan aset tertentu, maka nasabah harus memilih nama aset yang sama di platform.
Contohnya, jika data sesi menunjukkan aset VENETIAN, maka nasabah harus memilih VENETIAN di platform, bukan aset lain.
Kenapa Nama Aset Harus Dibaca Dengan Teliti
Nama aset harus dibaca dengan teliti karena kesalahan memilih aset dapat membuat transaksi tidak sesuai dengan sesi yang diarahkan.
Walaupun nominal pembelian sudah benar, transaksi tetap dapat tidak sesuai jika aset yang dipilih salah.
Contoh:
Arahan Analyst:
Aset: PALAZZO
Nominal Pembelian: 12
Namun nasabah memilih:
VENETIAN
Nominal Pembelian: 12
Dalam contoh ini, nominal sudah benar, tetapi aset salah. Maka transaksi tidak sesuai dengan data sesi.
Karena itu, nasabah perlu membaca nama aset dengan hati-hati sebelum melakukan pembelian.
Nama Aset Yang Tersedia Di Platform
Beberapa nama aset yang dapat muncul di platform antara lain:
- PARISIAN
- VENETIAN
- PALAZZO
- MARINA BAY
- WYNN
- GALAXY
- RIO
- MGM
- SANDS
- BROADWAY
Nasabah perlu mengenali nama-nama tersebut agar lebih mudah mengikuti arahan Analyst saat sesi trading.
Cara Mencocokkan Aset Dengan Arahan Analyst
Untuk mencocokkan aset dengan arahan Analyst, nasabah dapat mengikuti langkah berikut:
- Baca data sesi yang dikirimkan Analyst.
- Perhatikan nama aset yang diarahkan.
- Buka menu trading di platform.
- Cari nama aset yang sama.
- Pastikan ejaan dan nama aset benar.
- Jangan memilih aset lain yang terlihat mirip.
- Setelah aset benar, masukkan nominal pembelian sesuai arahan.
- Periksa ulang sebelum konfirmasi pembelian.
Langkah ini membantu menghindari kesalahan saat transaksi.
Perhatikan Ejaan Nama Aset
Sebagian nama aset menggunakan istilah yang mungkin belum familiar bagi nasabah baru.
Karena itu, ejaan nama aset perlu diperhatikan.
Contoh:
- VENETIAN berbeda dengan PALAZZO
- SANDS berbeda dengan BROADWAY
- MARINA BAY terdiri dari dua kata
- MGM hanya terdiri dari tiga huruf
- RIO adalah nama aset singkat yang perlu dipastikan benar
Nasabah tidak perlu menghafal semua nama aset, tetapi perlu mencocokkan nama aset sesuai data sesi yang diberikan.
Jangan Mengandalkan Ingatan Dari Sesi Sebelumnya
Nasabah tidak boleh memilih aset berdasarkan ingatan dari sesi sebelumnya.
Setiap sesi dapat memiliki aset yang berbeda.
Contoh:
Pada sesi sebelumnya, Analyst mengarahkan:
VENETIAN
Namun pada sesi berikutnya, Analyst mengarahkan:
SANDS
Jika nasabah tetap memilih VENETIAN karena mengingat sesi sebelumnya, maka transaksi menjadi tidak sesuai.
Karena itu, setiap sesi harus membaca data terbaru dari Analyst.
Jangan Memilih Aset Berdasarkan Kebiasaan
Sebagian nasabah mungkin merasa nyaman dengan aset tertentu karena pernah digunakan sebelumnya.
Namun dalam E*Trade Data, aset tidak dipilih berdasarkan kebiasaan pribadi.
Aset yang digunakan harus mengikuti data sesi terbaru.
Contohnya:
Nasabah pernah profit pada aset PALAZZO. Lalu pada sesi berikutnya, Analyst mengarahkan aset MARINA BAY.
Nasabah tetap harus memilih MARINA BAY, bukan PALAZZO.
Jangan Memilih Aset Karena Nama Terlihat Menarik
Nama aset di platform mungkin terlihat menarik atau familiar. Namun, nasabah tidak boleh memilih aset berdasarkan nama yang disukai.
Pemilihan aset harus mengikuti arahan Analyst.
Misalnya, nasabah merasa lebih suka nama BROADWAY, tetapi Analyst mengarahkan aset SANDS.
Maka nasabah harus memilih SANDS sesuai data sesi.
Cara Membaca Aset Dengan Nominal Pembelian
Saat membaca data sesi, nasabah perlu melihat aset dan nominal pembelian secara bersamaan.
Contoh data sesi:
Saldo: 100
Aset: VENETIAN
Nominal Pembelian: 12
Artinya:
- saldo nasabah adalah 100,
- aset yang dipilih adalah VENETIAN,
- nominal pembelian adalah 12.
Nasabah harus memastikan ketiganya sesuai sebelum melakukan pembelian.
Jika aset benar tetapi nominal salah, transaksi tidak sesuai. Jika nominal benar tetapi aset salah, transaksi juga tidak sesuai.
Contoh Membaca Nama Aset
Contoh 1:
Data dari Analyst:
Aset: VENETIAN
Yang harus dipilih:
VENETIAN
Bukan:
PALAZZO, SANDS, atau MGM
Contoh 2:
Data dari Analyst:
Aset: MARINA BAY
Yang harus dipilih:
MARINA BAY
Bukan:
GALAXY atau BROADWAY
Contoh 3:
Data dari Analyst:
Aset: MGM
Yang harus dipilih:
MGM
Bukan:
RIO atau SANDS
Cek Ulang Sebelum Pembelian
Sebelum menekan tombol pembelian, nasabah perlu melakukan pengecekan ulang.
Hal yang perlu dicek:
- Apakah nama aset sudah sesuai arahan?
- Apakah nominal pembelian sudah benar?
- Apakah saldo cukup?
- Apakah data yang digunakan adalah data sesi terbaru?
- Apakah tidak memakai arahan dari sesi sebelumnya?
Jika semua sudah sesuai, nasabah dapat melanjutkan pembelian.
Jika masih ragu, nasabah sebaiknya bertanya terlebih dahulu kepada Analyst.
Tanda Aset Sudah Sesuai Arahan
Aset dapat dianggap sesuai jika:
- namanya sama dengan data sesi,
- ejaannya sama,
- tidak tertukar dengan aset lain,
- dipilih pada sesi yang benar,
- dan nominal pembelian juga sesuai arahan.
Jika salah satu belum sesuai, nasabah sebaiknya tidak langsung melanjutkan transaksi.
Tanda Aset Tidak Sesuai Arahan
Aset dapat dianggap tidak sesuai jika:
- nama aset berbeda dari arahan Analyst,
- menggunakan aset dari sesi sebelumnya,
- memilih aset karena kebiasaan,
- memilih aset karena nama terlihat menarik,
- atau tidak membaca data terbaru.
Jika hal ini terjadi sebelum pembelian, nasabah perlu membatalkan pilihan dan memilih aset yang benar.
Jika sudah terlanjur melakukan pembelian, nasabah perlu segera menyampaikan kepada Analyst untuk mendapatkan arahan lanjutan.
Jika Nasabah Tidak Menemukan Nama Aset
Jika nasabah tidak menemukan nama aset yang diarahkan di platform, nasabah tidak perlu memilih aset lain.
Langkah yang tepat adalah bertanya kepada Analyst.
Kemungkinan penyebab aset tidak terlihat:
- nasabah membuka menu yang salah,
- platform belum memuat data,
- koneksi internet kurang stabil,
- aset belum tampil di halaman yang sedang dibuka,
- atau nasabah salah membaca nama aset.
Jangan memilih aset pengganti tanpa arahan.
Jika Nama Aset Mirip atau Membingungkan
Jika nama aset terlihat mirip atau membingungkan, nasabah perlu mencocokkan satu per satu dengan data sesi.
Nasabah dapat memperbesar tampilan layar, membaca ulang arahan Analyst, atau mengirim screenshot kepada Analyst jika diperlukan.
Lebih baik bertanya terlebih dahulu daripada salah memilih aset.
Peran Analyst Dalam Membantu Membaca Aset
Analyst membantu nasabah memahami aset yang perlu dipilih.
Jika nasabah bingung, Analyst dapat menjelaskan nama aset yang benar sesuai data sesi.
Analyst juga dapat mengingatkan nasabah agar tidak terburu-buru dan memastikan aset sudah benar sebelum pembelian dilakukan.
Namun, nasabah tetap perlu melakukan pengecekan di akunnya sendiri.
Kesalahan Yang Sering Terjadi Saat Membaca Aset
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
- salah membaca nama aset,
- memilih aset dari sesi sebelumnya,
- memilih aset berdasarkan kebiasaan,
- memilih aset lain karena aset yang diarahkan belum terlihat,
- tidak membaca arahan sampai selesai,
- memasukkan nominal pada aset yang salah,
- dan terburu-buru menekan tombol pembelian.
Kesalahan ini dapat dihindari dengan membaca data sesi secara teliti.
Contoh Penjelasan Kepada Nasabah
Contoh kepada Ibu:
Baik Ibu, mohon pastikan nama aset yang dipilih sama dengan data sesi dari Analyst. Jika arahan menunjukkan VENETIAN, maka pilih VENETIAN. Jangan memilih aset lain meskipun nominal pembelian sudah benar.
Contoh kepada Bapak:
Baik Bapak, sebelum pembelian, pastikan nama aset dan nominal sudah sesuai arahan. Jika Bapak tidak menemukan aset yang dimaksud, jangan pilih aset pengganti dulu. Silakan konfirmasi ke Analyst agar tidak salah transaksi.
Jadi diatas adalah contoh penjelasan kepada nasabah.
Kesimpulan
Membaca nama aset di platform adalah langkah penting sebelum nasabah melakukan pembelian.
Nasabah harus mencocokkan nama aset yang tampil di platform dengan data sesi yang diberikan oleh Analyst.
Kesalahan memilih aset dapat membuat transaksi tidak sesuai dengan sesi yang diarahkan, meskipun nominal pembelian sudah benar.
Karena itu, nasabah perlu membaca nama aset dengan teliti, menggunakan data sesi terbaru, dan bertanya kepada Analyst jika masih ragu sebelum melakukan pembelian.