Konsep Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi ⏱ 2 menit baca 👁 52 views

Pengertian Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi

Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi adalah metode trading di mana transaksi berjalan dalam durasi waktu tertentu, lalu ditutup otomatis oleh sistem ketika sesi berakhir.

Pengertian Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi

Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi adalah metode trading yang menggunakan durasi waktu tertentu sebagai dasar jalannya transaksi.

Dalam sistem ini, transaksi tidak berjalan secara bebas tanpa batas waktu seperti pada trading manual. Setiap transaksi berada di dalam sebuah sesi yang sudah memiliki waktu mulai dan waktu selesai. Ketika sesi dimulai, transaksi dapat dijalankan sesuai alur yang tersedia. Setelah waktu sesi selesai, sistem akan menutup transaksi secara otomatis.

Dengan kata lain, sistem ini menggabungkan dua konsep utama, yaitu:

  1. Sesi Trading
    Yaitu periode waktu tertentu yang menjadi batas jalannya transaksi. 
  2. Otomatisasi Sistem
    Yaitu mekanisme sistem yang membantu menjalankan proses tertentu secara otomatis, terutama pada bagian penutupan transaksi saat sesi berakhir. 

Konsep ini dibuat agar proses trading menjadi lebih sederhana, lebih terarah, dan lebih mudah dipahami oleh nasabah, terutama bagi nasabah yang belum terbiasa dengan trading konvensional.

Makna “Berbasis Sesi”

Istilah berbasis sesi berarti setiap aktivitas trading berjalan berdasarkan waktu yang sudah ditentukan.

Sesi dapat dipahami sebagai satu periode trading. Dalam satu sesi, transaksi memiliki durasi tertentu. Misalnya, jika satu sesi berjalan selama 5 menit, maka transaksi yang diikuti dalam sesi tersebut akan berjalan selama 5 menit.

Setelah 5 menit selesai, sistem akan mengakhiri sesi tersebut dan menutup transaksi sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan adanya sesi, nasabah memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai:

  •  kapan transaksi dimulai 
  •  berapa lama transaksi berjalan 
  •  kapan transaksi akan selesai 
  •  kapan hasil sesi akan muncul 

Hal ini berbeda dengan trading biasa yang sering kali tidak memiliki batas waktu tetap, sehingga pengguna harus memutuskan sendiri kapan harus keluar dari posisi.

Makna “Otomatisasi Sesi”

Otomatisasi sesi berarti sistem membantu menjalankan proses tertentu secara otomatis berdasarkan waktu sesi.

Dalam konteks E*Trade Data, otomatisasi bukan berarti seluruh keputusan dilakukan secara bebas oleh robot tanpa alur. Otomatisasi yang dimaksud adalah mekanisme sistem yang membantu menjalankan alur sesi secara konsisten, terutama pada saat penutupan transaksi.

Jadi, ketika sesi berakhir, nasabah tidak perlu menekan tombol jual atau menutup transaksi secara manual. Sistem akan melakukan proses penutupan transaksi sesuai waktu sesi yang telah ditetapkan.

Dengan mekanisme ini, nasabah tidak perlu bingung menentukan kapan harus menjual aset, karena proses tersebut sudah mengikuti durasi sesi yang berjalan.

Perbedaan Dengan Trading Manual

Pada trading manual, pengguna biasanya harus melakukan beberapa hal sendiri, seperti:

  •  memilih aset sendiri 
  •  membaca grafik harga 
  •  menentukan waktu beli 
  •  menentukan waktu jual 
  •  memantau market secara terus-menerus 
  •  mengambil keputusan berdasarkan analisa pribadi 

Hal tersebut membutuhkan pemahaman, pengalaman, dan ketepatan dalam mengambil keputusan.

Sedangkan dalam Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi, proses dibuat lebih sederhana. Nasabah mengikuti sesi yang tersedia, kemudian sistem menjalankan alur transaksi berdasarkan durasi sesi tersebut.

Perbedaan utamanya terletak pada struktur waktu dan proses penutupan transaksi.

Pada trading manual, penutupan transaksi bergantung pada keputusan pengguna. Sedangkan pada sistem sesi otomatis, penutupan transaksi mengikuti waktu sesi yang telah ditentukan oleh sistem.

Komponen Utama Dalam Sistem Otomatisasi Sesi

Agar sistem ini dapat berjalan dengan baik, terdapat beberapa komponen utama yang saling berhubungan.

1. Sesi Trading

Sesi trading adalah durasi waktu yang menjadi tempat berlangsungnya transaksi.

Setiap sesi memiliki batas waktu tertentu. Misalnya sesi berjalan selama 5 menit, maka seluruh transaksi dalam sesi tersebut mengikuti durasi tersebut sampai selesai.

Sesi menjadi dasar utama agar proses trading lebih terstruktur.

2. Aset Trading

Aset adalah pilihan objek transaksi yang tersedia di dalam sistem.

Dalam E*Trade Data, aset yang tersedia mengikuti menu aset yang telah disediakan di platform. Nasabah mengikuti aset sesuai arahan dan sesi yang berjalan.

Aset menjadi bagian penting karena transaksi dilakukan berdasarkan aset yang dipilih dalam sesi tersebut.

3. Arahan Analyst

Dalam sistem ini, analyst berperan membantu membaca data dan memberikan arahan kepada nasabah.

Arahan tersebut membantu nasabah agar tidak perlu melakukan analisa sendiri dari awal. Dengan adanya arahan analyst, nasabah dapat mengikuti proses dengan lebih mudah dan terarah.

Namun pembahasan mengenai peran analyst akan dijelaskan lebih dalam pada poin berikutnya.

4. Durasi Sesi

Durasi sesi adalah waktu yang menentukan berapa lama transaksi akan berjalan.

Durasi ini penting karena menjadi dasar kapan transaksi dimulai dan kapan transaksi selesai. Seluruh transaksi dalam sistem sesi mengikuti batas waktu tersebut.

5. Auto Close

Auto close adalah mekanisme penutupan transaksi otomatis oleh sistem ketika durasi sesi telah selesai.

Fitur ini menjadi salah satu bagian penting dalam otomatisasi sesi karena membantu nasabah tidak perlu menentukan waktu jual secara manual.

Pembahasan auto close akan dijelaskan lebih detail pada bagian khusus.

6. Hasil Sesi

Setelah sesi selesai dan transaksi ditutup otomatis, sistem akan menampilkan hasil sesuai mekanisme yang berjalan.

Hasil sesi menjadi bagian akhir dari satu siklus transaksi dalam sistem trading berbasis sesi.

Alur Dasar Dalam Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi

Secara sederhana, alur sistem ini dapat dipahami sebagai berikut:

  1.  Sistem menyediakan sesi trading 
  2.  Analyst memberikan arahan berdasarkan data yang tersedia 
  3.  Nasabah mengikuti arahan pada sesi tersebut 
  4.  Transaksi berjalan sesuai durasi sesi 
  5.  Sistem menghitung waktu sesi 
  6.  Saat sesi selesai, transaksi ditutup otomatis 
  7.  Hasil sesi ditampilkan di akun nasabah 

Alur ini dibuat agar nasabah tidak perlu melewati proses trading yang terlalu rumit seperti pada metode konvensional.

Contoh Sederhana Cara Memahami Sistem Ini

Misalnya terdapat satu sesi trading dengan durasi 5 menit.

Nasabah mengikuti sesi pada pukul 10:00. Setelah transaksi berjalan, sistem akan menghitung durasi sesi sampai pukul 10:05.

Ketika waktu menunjukkan pukul 10:05, sistem akan menutup transaksi secara otomatis.

Dalam contoh ini, nasabah tidak perlu menentukan sendiri kapan harus menjual atau menutup posisi. Semua mengikuti durasi sesi yang sudah berjalan.

Dari contoh tersebut, dapat dipahami bahwa sistem ini berfokus pada keteraturan waktu, alur yang jelas, dan penutupan transaksi otomatis.

Tujuan Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi

Sistem ini dibuat dengan beberapa tujuan utama.

Pertama, untuk membuat proses trading lebih mudah dipahami. Banyak nasabah baru merasa kesulitan jika harus langsung memahami chart, indikator, dan strategi trading yang rumit. Dengan sistem sesi, alur trading menjadi lebih sederhana.

Kedua, untuk mengurangi kebingungan dalam menentukan waktu jual. Salah satu tantangan terbesar dalam trading manual adalah menentukan kapan harus keluar dari transaksi. Melalui auto close, keputusan waktu penutupan mengikuti durasi sesi.

Ketiga, untuk membuat proses lebih konsisten. Karena setiap sesi memiliki waktu dan aturan yang sama, maka sistem dapat berjalan lebih teratur.

Keempat, untuk membantu nasabah mengikuti trading dengan alur yang lebih terarah. Nasabah cukup memahami sesi, mengikuti arahan, dan menunggu proses berjalan sampai sesi selesai.

Kelebihan Konsep Otomatisasi Sesi

Konsep otomatisasi sesi memiliki beberapa kelebihan bagi nasabah.

Lebih Mudah Dipahami

Nasabah tidak perlu memahami seluruh teknik trading secara mendalam sejak awal. Sistem dibuat dengan alur yang lebih sederhana sehingga lebih mudah diikuti.

Lebih Terstruktur

Setiap transaksi memiliki waktu mulai, durasi berjalan, dan waktu selesai yang jelas. Hal ini membuat proses trading lebih rapi.

Lebih Praktis

Nasabah tidak perlu memantau market terus-menerus untuk menentukan waktu keluar dari transaksi.

Lebih Konsisten

Karena proses mengikuti durasi sesi, maka setiap transaksi berjalan dengan aturan waktu yang sama.

Lebih Ramah Untuk Pemula

Nasabah baru dapat memahami proses secara bertahap tanpa langsung dibebani analisa teknikal yang kompleks.

Hal Yang Perlu Dipahami Nasabah

Meskipun sistem ini dibuat lebih sederhana, nasabah tetap perlu memahami beberapa hal penting.

Nasabah tetap perlu mengetahui bahwa setiap transaksi mengikuti mekanisme sesi. Artinya, setelah transaksi masuk ke dalam sesi, transaksi tersebut akan berjalan sampai durasi sesi selesai.

Nasabah juga perlu memahami bahwa penutupan transaksi dilakukan oleh sistem berdasarkan waktu sesi, bukan berdasarkan keputusan manual masing-masing nasabah.

Selain itu, nasabah perlu mengikuti arahan dan ketentuan yang berlaku agar proses trading berjalan sesuai alur sistem.

Batasan Sistem Otomatisasi Sesi

Sistem ini tidak sama dengan trading manual bebas, di mana pengguna dapat masuk dan keluar kapan saja sesuai keputusan pribadi.

Dalam sistem berbasis sesi, setiap transaksi mengikuti durasi yang telah ditentukan. Karena itu, nasabah tidak melakukan penutupan transaksi secara manual sebelum sesi selesai.

Batasan ini diterapkan agar sistem tetap konsisten, terkontrol, dan berjalan sesuai mekanisme yang sama untuk semua nasabah.

Posisi Sistem Ini Dalam E*Trade Data

Dalam E*Trade Data, Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi menjadi dasar utama dari seluruh alur trading.

Bab 1 telah menjelaskan pengenalan program E*Trade Data secara umum. Pada Bab 2 ini, nasabah mulai diperkenalkan pada konsep inti yang membuat program ini berbeda dari trading konvensional.

Dengan memahami sistem sesi otomatis, nasabah akan lebih mudah memahami pembahasan berikutnya, seperti cara kerja sesi, durasi trading, auto close, peran analyst, serta ketentuan mengikuti sesi.


Kesimpulan

Sistem Trading Berbasis Otomatisasi Sesi adalah metode trading yang menjalankan transaksi berdasarkan durasi sesi tertentu dan menutup transaksi secara otomatis saat sesi berakhir.
Sistem ini dirancang untuk membuat proses trading menjadi lebih sederhana, terarah, dan mudah diikuti oleh nasabah.
Dengan konsep sesi dan otomatisasi, nasabah tidak perlu menentukan waktu jual secara manual, karena proses penutupan transaksi telah mengikuti mekanisme sistem yang berlaku.


Diskusi

Komentar akan dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi!